Work Hard, Play Harder

Follow
Twitter @chalzable
Instagram ID = chalzable
Line ID = chalzable
Facebook and Email = hatebinz@yahoo.com


SoundCloud = https://soundcloud.com/ichaaal

Tuesday, September 3, 2013

Trevi Fountain and Pantheon, Rome, Italy


















Kemegahan Fontana di Trevi dan Pantheon
Must visit place in Rome


Roma adalah kota yang menakjubkan membawa visi misteri, asmara, dan sejarah. Tidak peduli di mana Anda melihat, Anda akan mendengar atau membaca tentang kejadian yang unik dan menarik dari Roma. Roma adalah kota penting di dunia sekarang ini sebagai pusat Katolik dan telah menjadi bagian penting dari sejarah dunia yang mencakup sebuah eksistensi 2500 tahun.

Dari sekian banyak tempat menarik yang ada di Roma selain Colosseum, Fontana di Trevi yaitu air mancur yang paling tersohor di Roma dan Pantheon yang merupakan catatan sejarah Renaissance adalah dua tempat yang tidak boleh dilewatkan.

Cara yang paling mudah untuk mencapai tempat ini adalah dengan naik hop on hop off bus berupa bus terbuka 2 tingkat sekaligus bisa melihat pemandangan kota. Cukup menuju stasiun kereta utama di Roma Termini, berbagai jenis bus hop on hop off tersedia dengan titik berhenti di objek-objek wisata terkenal di Roma. Harga yang ditawarkan berkisar di 18 Euro untuk 48 jam masa berlaku (bisa dipakai 2 hari).


Fontana di Trevi, Dibangun sejak 1453 dan masih mengagumkan

Fontana di Trevi (Trevi Fontain) secara instan mudah dikenali karena keindahannya yang menggelenda. Walaupun letaknya di antara jalan-jalan yang sempit dan menempel di bagian ujung patrician palace di daerah Piazza di Trevi.

Fontana di Trevi adalah air mancur pettama yang dibuat di tempat ini tahun 1453 untuk Pope Nicholas V, air yang berwarna biru muda diambil dari Acqua Vergine. Asal muasal nama Trevi sendiri diambil dari kata the tre vie (tiga jalan) karena memang 2 jalan bertemu di Fontana di Trevi.

Arsitektur kelas tinggi ditunjukkan di Fontana di Trevi, di bagian tengah berdiri satu patung megah Greek Titan, God Oceanus, Dewa air yang sedang berdiri di atas kuda Tritons dengan simbol yang berbeda, di bagian kiri menggambarkan laut dalam keadaan badai (stormy sea) dan di sebelah kanan dalam keadaan tenang.
Patung niche di belakang oceanus juga ada simbolisasi tersendiri yaitu lambang kesehatan dan kesejahteraan dan patung pediment melambangkan 4 musim dan berkahnya.

Saat musim liburan (summer vacation) tempat ini akan penuh sesak dengan wisatawan karena memang letaknya yang berada di tengah jalan-jalan sempit. Namun akan sangat rugi jika tidak mengunjungi Fontana di Trevi ketika berada di Roma.


Pantheon, sebuah masterpiece di jantung kota Roma

Pantheon menyediakan ilustrasi yang paling kuat bagaimana Roma berdiri. Emperor Hadrian menyelesaikan bangunan ini pada tahun A.D. 128 menggantikan bangunan sebelumnya yang berupa kuil yang dibangun Marcus Agrippa pada tahun 27 BC. Dahulu sampai sekarang Pantheon adalah gereja, dan uniknya bagian eksterior dan interiornya secara virtual tidak mengalami perubahan dari pertama kali dibangun, berbeda dengan colosseum dan foro romana walaupun ada beberapa bagian interior Pantheon yang memang bukan asli.

Menuju Pantheon cukup dengan berjalan kaki dari Fontana di Trevi karena memang letaknya berdekatan, ketika berada di Pantheon jangan kaget jika banyak grup tour yang berkumpul berkelompok dan berbagai bahasa, karena di Roma memang menyediakan jasa tour guide lengkap dengan history telling dan guide yang selalu membawa bendera menandakan grup, sehingga memudahkan anggota grup mencari jikalau tersesat.


Roma, kota yang kaya dengan monumen-monumen bersejarah

Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk monumen-monumen dan bangunan-bangunan bersejarah sudah pasti Roma yang menjadi juaranya, banyak sekali monumen-monumen yang berdiri di kota ini, sebut saja Piazza Colonna yang berupa tugu seperti Monas, kemudian Piazza Venezia yang memiliki anak tangga cukup membuat siapapun mengeluarkan tenaga ekstra karena tingginya dan masih banyak lagi.
Roma sudah jelas menjadi kota yang paling wajib dikunjungi ketika berada di Italy.

No comments: