Work Hard, Play Harder

Follow
Twitter @chalzable
Instagram ID = chalzable
Line ID = chalzable
Facebook and Email = hatebinz@yahoo.com


SoundCloud = https://soundcloud.com/ichaaal

Tuesday, September 3, 2013

Geneve, Switzerland

Signature of Geneve













Extraordinary Geneve

Pesona kota kecil di Switzerland dengan pemandangan spektakular




Geneve atau Jenewa adalah kota kedua terpadat di Swiss (setelah Zürich), terletak di mana Danau Jenewa mengalir ke Sungai Rhône. Kota ini merupakan ibukota dari République et Canton de Genève. Kantor besar organisasi di dunia beberapa terdapat disini, sebut saja Markas PBB dan WHO. Kota ini dilayani oleh satu airport yaitu Geneve Airport. Geneve Airport tidak terlalu besar namun fasilitas transportasi dari dan menuju airport sangatlah mudah, ada dua alternatif pilihan yaitu dengan menggunakan bus atau kereta. Mayoritas orang-orang yang menuju pusat kota Geneve adalah dengan kereta, selain waktu tempuhnya hanya sekitar 5 menit dengan kereta, kita juga tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk naik kereta ini sampai pusat kota.

Stasiun kereta utama di Geneve bernama Corniva, ketika keluar stasiun kereta pemandangan gedung tinggi dengan jalur trem di sepanjang jalan beserta trem yang hilir mudik bersama dengan para pejalan kaki merupakan daya tarik tersendiri, karena Perancis jarang ditemukan trem seperti ini.

Geneve untuk ukuran kota juga tidak terlalu besar, jadi sebenarnya dengan berjalan kaki saja sudah bisa mengunjungi tempat-tempat wisata dan beberapa icon kota. Yang perlu digarisbawahi adalah harga penginapan di geneve dan Switzerland pada umumnya relatif mahal begitu pula dengan harga makanan, namun semuanya bisa disiasati tergantung budget, fasilitas internet memudahkan kita memilih hotel sesuai dengan budget yang kita miliki.


Mengunjungi ikon kota Geneve Jet d'eau, air mancur di tengah danau

Setelah turun di stasiun kereta saya melanjutkan perjalanan menuju hotel yang terletak di rue de Chantepoulet yang ditempuh dengan 5 menit berjalan kaki, saya bertanya kepada resepsionis hotel apa yang paling terkenal di Geneve dan muncullah nama Jet d'eau yang terletak di Lac Leman (Lac de Geneve) yang merupakan objek pariwisata utama di Geneve  dengan ketinggian 140 meter di Danau Geneve dan dapat dilihat dari seluruh kota.

Sebelum mencapai danau sebuah taman hijau dengan monumn berarsitektur indah akan terlihat, bernama Monumen Brunswick. Dilengkapi kursi taman dan cafe kecil menjadikan tempat ini sangat ramai, apalagi bisa menikmati secangkir kopi atau teh sambil menikmati pemandangan danau geneve. Tidak jauh dari monumen brunswick menuju Quai Du Mont-Blanc akan terlihat jalur panjang pejalan kaki yang sangat rapi dengan pepohonan di sisi jalan tepat di pinggir danau di sepanjang jalan ini banyak ditawarkan souvenir khas geneve dan switzerland.

Karena jalurnya yang panjang pengunjung bisa memilih dimana saja untuk berhenti mengabadikan Jet d'eau lewat gambar, karena dari Quai Du Mont-Blanc ini Jet d'eau terlihat sangat jelas, apalagi banyak ornamen berupa kapal wisatawan yg bisa disewa untuk keliling danau sampai angsa-angsa cantik yang bergerombol dekat dengan tepi danau, sangat indah.


Mengagumi Cathedrale St. Pierre dengan kemegahan arsitektur khas Eropa

Cathedrale St. Pierre adalah katedral paling besar di Geneve dan karena arsitekturnya yang indah kerap dijadikan salah satu objek wisata di Geneve. Lokasi Cathedrale St. Pierre terletak di ketinggian, apalagi menara katedral yang unik berwarna hijau juga menjulang tinggi membuat katedral ini cukup mencolok mata dan bagian atasnya terlihat jelas dari pont du mont-blanc atau dari Danau Geneve.

Untuk menuju Cathedrale St. Pierre dapat ditempuh dengan berjalan kaki, sembari menikmati aktivitas penduduk dan ramainya kafe dan restaurant di jalan-jalan sempit, penggunaan sepeda dan sepatu roda di Geneve juga tergolong banyak hal ini yang membuatnya menarik.

Cathedrale St. Pierre dikelilingi oleh pemukiman yang juga terbilang tinggi, jadi hati-hati terkadang jika sudah dekat bisa tersesat karena jalannya yang kecil dan gedungnya yang tinggi.
Sesampainya di depan Cathedrale St. Pierre akan disambut dengan pilar-pilar tinggi dan sangat rapi dengan menara berwarna hijau di bagian belakang, Cathedrale St. Pierre jelas menjadi tempat yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Geneve.


Eksotisme Geneve di saat malam, keindahan sejati sebuah kota

Geneve benar-benar memancarkan pesona dan eksotismenya ketika malam, dimana lampu-lampu jalan mulai dinyalakan, gedung berwarna kuning keemasan dan pantulan cahaya dari air di Danau Jeneva bersatu menjadi suatu lukisan keindahan. Malam itu saya melintasi Pont de I'lle, disini pantulan cahaya dari rumah makan dan hotel di tepi danau Geneve memberikan nuansa tenang dengan suara riak air danau. Di sisi kota lampu jalan, bangunan tinggi dan trem yang lewat juga sempat tercapture oleh kamera dan menghasilkan gambar yang sempurna.

Menuju tengah kota tidak jauh dari Cathedrale St. Pierre, Grand Theatre juga wajib dikunjungi saat malam, perpaduan taman hijau dengan air mancur kecil dengan gedung Grand Theatre sangat sayang untuk dilewatkan. Jika ingin menghabiskan malam di tempat hiburan malam di Geneve juga banyak alternatif tempat karena kota ini tidak pernah mati untuk aktivitas hiburan.

No comments: